13 Juni 2009

Kode Morse Oleh M.Rasyid R

PENDAHULUAN
Kode Morse adalah suatu bidang ketrampilan (skill) komunikasi Radio Amatir yang dapat memberikan kenikmatan (enjoyment) dan kesenangan (fun) tersendiri bagi operator. Menurut pengalaman dan pengamatan saya, seorang yang terbiasa melakukan komunikasi dengan Kode Morse, biasanya lebih sering QSO dengan mode CW dibanding dengan mode phone/voice


Untuk mendapatkan kenikmatan dan kesenangan seperti diatas, jelas dibutuhkan usaha, pengorbanan, disiplin, kesabaran dan determinasi, diantaranya terutama waktu dan tenaga untuk mempelajarinya.
Seorang amatir radio yang menguasai Kode Morse mempunyai kesempatan untuk menjalankan tugas mulia bila dalam keadaan marabahaya penyelamatkan jiwa manusia, dikapal laut maupun kapal udara, karena tanda-tanda marabahaya pertolongan akan dipancarkan dengan menggunakan Kode Morse.
Mempelajari Kode Morse  sama dengan mempelajari bahasa baru atau bahasa asing. Kode Morse adalah “bahasa bunyi” (language of sounds). Oleh karena itu, kita tidak perlu malu-malu atau segan untuk mempelajarinya walaupun tingkat kecakapan seorang amatir sudah cukup tinggi, karena Kode Morse adalah suatu keterampilan yang memerlukan banyak latihan (drill) untuk dapat menguasai dan mepraktekkannya.
Demikian pula bila ingin mempelajarinya, karena Kode Morse sama halnya dengan belajar menguasai bahasa baru, maka dengan sendirinya tidak mungkin dipelajari secara sekaligus. Seperti halnya kita makan sambal, yang langsung terasa pedas bila kita makan, paling tidak dicicipi dahulu.
Oleh karenanya kita tidak mungkin bisa langsung menguasai 26 huruf alpabet secara sekaligus, belum lagi ditambah dengan 10 karakter angka dan 14 karakter tanda baca (punctuation marks).

  • JANGAN MULAI DENGAN CARA YANG SALAH
Jangan mencoba menghafal atau mengingat huruf-huruf yang belum kita pelajari atau membuat kebalikan-kebalikan huruf tertentu. Sebagai contoh huruf A adalah kebalikan dari huruf N, dengan cara melakukan hal di atas kita telah melakukan kesalahan besar karena nantinya kita akan berpikir ekstra dengan perumusan-perumusan seperti itu.
Jangan membayangkan kode-kode Morse sebagai visualisasi titik dan garis, kelihatannya praktis, akan tetapi justru dengan cara demikian membuat kita tidak berhasil mempelajari Kode Morse, karena tanpa kita sadari, jari jemari mulai bergerak untuk menghitung jumlah titik dan garis.
  • MORSE ADALAH IRAMA
Sebagai ilustrasi coba nyanyikan lagu jawa berikut:
“….Yen ing tawang ono lintang…..Cah Ayu”
bukankah iramanya seperti :
“..naaaa ni naaa naaaa    naaaa naaa ni naaaa…. Cah Ayuu”
boleh tidak dijadikan seperti ini:
“  daaah dih daaah daaah     dahhh dahhh dih daahhh….” 
Bukankah itu adalah ketukan kode Morse untuk huruf  ‘Y Q’ ?
Cara yang benar dan mudah untuk menghafal Kode Morse adalah dengan mendengarkan irama bunyinya, kemudian menirukan atau menghafalkannya dengan suara kita.
Kode Morse adalah bunyi (sound) yang hanya terdiri dari tanda nada pendek dan bunyi tanda nada panjang.
Untuk membedakan bunyi tersebut maka kita harus mengucapkan bunyi tanda nada pendek dengan sebutan “dit”, dan bunyi tanda nada pajang dengan sebutan “dah”.
Contoh :  E=dit T=dah (bukan diiit).
Dalam kenyataan nada ketukan tersebut tidak ada bunyi ‘dah’, yang ada hanyalah bunyi ‘dit’ pendek dan bunyi ‘diiit’ panjang, maka untuk membedakan bunyi ‘diit’ yang panjang itulah kita harus menyebutkan sebagai ‘dah’.
Apabila perbedaan tersebut telah dirasakan, maka lama kelamaan tanpa kita sadari, ditelinga kita bunyi tanda nada panjang tersebut bukan lagi bunyi ‘diiit’, tetapi terdengar seperti ‘dah’. Jika nada panjang tersebut sudah terdengar ‘dah maka dengan sendirinya dasar Kode Morse sudah dikuasai.
Bila perbedaan tersebut telah dikuasai, maka dalam waktu kira-kira 1 sampai 2 bulan  sudah dimungkinkan untuk melakukan QSO dengan baik dan lancar minimal  dengan kecepatan 5 wpm (word per minute) atau bahkan lebih.
  • CARA MEMULAI BELAJAR (KELOMPOK 1 & 2)
Untuk menguasai Kode Morse dengan cara mudah, harus dipelajari sedikit demi sedikit secara beraturan dengan cara membaginya dalam kelompok-kelompok.
Latihan awal adalah latihan dasar/basic bunyi Kode  Morse, yaitu membedakan irama bunyi dit dan dah, sampai kita benar-benar paham melalui pendengaran dengan kuping yang mana bunyi ketukan dit dan yang mana bunyi ketukan dah.
Huruf-huruf dasar tersebut ialah :
KELOMPOK 1 : KELOMPOK 2 :
E  = dit     
I  = didit  
S  = dididit  
H = didididit
T  = dah
M = dahdah
O  = dahdahdah
Perhatian :
1.Bunyi “dit” berubah menjadi “di”, jika dibelakang “dit” ada bunyi lain.
2.Bunyi ‘dah’ diucapkan sebagai ’daa’. Huruf ‘h’ tidak diucapkan.
Sementara kita mempelajari 7 huruf diatas, huruf-huruf yang lainnya abaikan dahulu tekan perasaan ingin tahu. Jangan sekali-kali dicampur dengan huruf-huruf yang lain sebelum ketujuh huruf-huruf diatas betul-betul kuasai nada maupun irama nya.
Jangan dibaca bab berikutnya sampai 7 huruf di atas hafal, lancar dan mahir. Sampai jumpa.

  • LANGKAH BERIKUTNYA
Setelah kedua kelompok tanda nada panjang dan pendek benar-benar kita hafal, kelanjutan kelompok huruf dengan kode gabungan bunyi tanda nada pendek dit dan nada panjang dah. Hafalkan bunyi huruf-huruf berikut:
KELOMPOK3:
A = didah
U = dididah
V = didididah
Setelah hafal dan menguasai 3 huruf dalam Kelompok 3 ini, maka barulah kita gabung dengan 7 huruf dari Kelompok 1 dan 2, yang telah kita kuasai sebelumnya. Tanpa kita sadari dalam 2 hari kita sudah mengenal dan hafal 10 huruf secara acak (random).
Jika ingin membuat suatu kata dengan 10 huruf secara acak yang sudah kita kenal, maka minimal kita sudah dapat mengetuk kata-kata sebagai berikut :
  • MASIH-TIMAH – SUASA – MUSIM – VISUM
Atau yang lain secara acak (random), kata yang tidak punya arti.
Begitulah seterusnya kita lakukan secara sistematis dengan cara menghafal masing-masing huruf kelompok per kelompok. Anda diminta untuk mengikuti sistematika ini secara konsekwen dan disiplin, karena sistem ini merupakan cara yang benar untuk belajar Kode Morse, diperoleh dari hasil survey yang diadakan oleh para pakar Kode morse. 
  • CARA BERLATIH
Untuk mendengarkan bunyi ketukan Kode Morse dalam rangka latihan. Kita bisa minta bantuan teman untuk mengetukkan atau kita ketuk sendiri dan direkam kedalam kaset, kemudian kita play back. Tersedia juga kaset latihan yang dapat diperoleh dari ORARI Lokal setempat atau dari teman.
Lakukan latihan mendengar ketukan secara teratur dan berkesinambungan setiap hari dan naikkan kecepatannya sampai mampu mendengarkan dengan kecepatan 12 wpm, agar kita lebih mudah mendengarkan irama ketukannya.
Cara latihan lain yang epektip untuk meningkatkan kemahiran adalah :
-mempergunakan casette (tape recorder).
-Melalui frekuensi dengan bantuan teman yang sudah mahir
-Melakukan QSO dengan mode CW
-Melakukan chek-in pada Nusantara Net – CW
-Mengikuti kontes CW

  • PENGELOMPOKAN HURUF/KARAKTER
KELOMPOK HURUF
KELOMPOK 1 : KELOMPOK 2 :
E = dit 
I = didit 
S = dididit 
H = didididit
T   = dah
M = dahdah
O  = dahdahdah

KELOMPOK 3 : KELOMPOK 4 :
A = didah 
U = dididah  
V = didididah
N = dahdit
D = dahdidit
B = dahdididit

KELOMPOK 5 : KELOMPOK 6 :
R = didahdit  
L = didahdidit 
F = dididahdit 
K = dahdidah
C = dahdidahdit
Y = dahdidahdah
X = dahdididah

KELOMPOK 7 :  KELOMPOK 8 :
W = didahdah 
J = didahdahdah 
P = didahdahdit
G = dahdahdit
Z = dahdahdidit
Q = dahdahdidah

KELOMPOK ANGKA                             BOLEH JUGA : (*)
1 - UNA ONE  
2 - BISSO TWO  
3 - TERRA THREE 
4 - KARTE FOUR 
5 - PANTA FIVE
6 - SOXI SIX 
7 - SETTE SEVEN
8 - OKTO EIGHT
9 - NOVE NINE
0 - NADA ZERO
didahdahdahdah    (Ketuk A)
dididahdahdah        (Ketuk U)
didididahdah        (Ketuk V) 
dididididah          -
dididididit          -
dahdidididit           -
dahdahdididit        (Ketuk B)
dahdahdahdidit    (Ketuk D)
dahdahdahdahdit    (Ketuk N)
dahdahdahdahdah    (Ketuk T)

(*) Khusus untuk angka area code pada callsign, tidak boleh dengan ketukan pendek (abbreviated) ini, tapi harus dengan ketukan yang penuh.
KELOMPOK TANDA BACA (PUNCTUATION MARKS)
Full stop
Comma 
Question mark 
Fraction bar 
Hyphen
Double hyphen
Bracket-open
Bracket-close
Apostrophe
Quotation mark
Colon
Semi Colon    
Cross 
Underline
(.) Titik 
(,) Koma 
(?) Tanda tanya
(/) Garis miring
(-) Garis datar
(=) Sama dengan
(() Kurung buka
()) Kurung tutup
(‘) Tanda petik 
(“) Tanda kutip 
(:) Titik dua 
( ;) Titik koma 
(+) Tanda tambah
(_)  Garis bawah
didahdidahdidah  (AAA)
dahdahdididahdah  (MIM)
dididahdahdidit  (IMI)
dahdididahdit  (DN, NR)
dahdididididah  (THT)
dahdidididah  (BT, TST)
dahdidahdahdit  (KN)
dahdidahdahdidah  (KK)
didahdahdahdahdit  (WG,JN)
didahdididahdit  (AF,RR)
dahdahdahdididit  (OS)
dahdidahdidahdit  (KR)
didahdidahdit  (AR)
dididahdahdidah  (IQ,IMA)

TANDA-TANDA LAIN
Understood
Paragraph 
Dollar sign ($)
Error 
Laughter
Opening 
Starting signal
Dimengerti 
Paragrap 
Tanda Dollar
Tanda salah
Ketawa 
Pembukaan 
Tanda mulai
didididahdit       ( SN )
didahdidahdidit       ( AL )
didididahdididah   ( SX)
dididididididididit   ( HH)
didididididit       ( HI )
didididahdit       ( VE )
dahdidahdidah      (  KA )

PROCEDURAL SIGNAL (PROSIGNS)
VOICE CODE    MEANING
CQ  
go, go ahead
go only
over  

received 
wait, stand by
break or  back to you transmit
clear
closing station 
stroke, portable
CQ    -calling any amateur radio station
K      -any station transmit please
KN   -only addressed station to transmit 
AR   -after call to a specifis station 
           end of massage   
AR   -end of massage 
R      -all received correctly
AS   -please stand by temporarily
BK   -the receiving station’s turn to

SK    -end of contanct
CL    -going off the air, closing down
DN   -operation away from  primariy   station  location
  • MENERIMA KODE MORSE
TULIS BUNYI KETUKAN YANG ANDA DENGAR
Setelah kita mengenal irama masing-masing huruf, angka dan tanda baca dengan sempurna, maka langkah selanjutnya adalah menulis huruf/karakter yang dimaksud oleh bunyi yang baru saja kita dengar. Begitu selesai mendengar bunyi ketukan, langsung tulis karakter yang dimaksud oleh bunyi ketukan tersebut. Tulislah dengan santai dan penuh konsentrasi pada nada/irama yang sedang diketuk. Anda jangan sekali-kali mencoba menebak atau meramalkan huruf-huruf yang akan diketuk berikutnya. Dan juga, jangan membaca ulang huruf-huruf yang sudah ditulis, sebelum seluruh kalimat atau berita selesai diterima.
LUPAKAN HURUF YANG TIDAK DAPAT KITA TULIS
Bila ada salah satu huruf yang sedang diketok oleh lawan tidak dapat kita terima, lupakan dan tinggalkan saja, dengan memberi tanda titik sebagai tanda blank (tidak diketahui). Sekali lagi jangan dipikirkan huruf yang tidak dapat kita terima tadi. Dengan berbuat demikian, Anda tidak akan mengorbankan huruf-huruf yang lain yang ketukannya sedang dan akan berlangsung. Jika Anda masih terus memikirkan atau mengingat-ingat huruf yang tidak dapat diterima tadi, maka Anda akan tertinggal, karena sementara anda berpikir, ketukan oleh lawan jalan terus dan dia tidak akan berhenti sampai kalimat atau berita nya selesai.
Contoh :
Dalam suatu QSO dengan CW, kita tidak dapat menerima seluruh kalimat dengan sempurna, tapi hanya sebagaian karena ada yang blank (tidak kita kenal), seperti sebagai berikut :
  • S. A M A T  .A .I    S A .A M    S E. A H T E. A  U N T U. K E. U A R. A
Cara membaca atau mengedit berita yang tidak sempurna kita terima sebagai berikut: Kita teliti dan baca berulang ulang, maka dengan sendirinya ketukan tersebut akan terbaca sebagai:
  • “SELAMAT PAGI SALAM SEJAHTERA UNTUK KELUARGA”.
Jika disimak, maka huruf-huruf yang tidak dapat kita terima adalah 9 Huruf, yaitu:
  • L, P, G, L, J, R, K, K, K, L dan G
Apabila kita tidak berusaha menghilangkan sifat ingin membaca ulang huruf yang sudah kita dapat atau memikirkan huruf yang kita tidak dapat, maka tangan kita akan berhenti menulis dan kita akan ketinggalan dan sulit untuk maju.
Dengan menguasai Kode Morse, maka kita mendapatkan sesuatu yang baru dan sangat mengasyikkan (exciting). Disamping itu, yang lebih penting lagi, kita memperoleh rasa percaya diri sebagai seorang Amatir Radio, karena bertambah sempurnanya kemampuan diri dalam kegiatan Amatir Radio.
Mempelajari Kode Morse maupun meningkatkan speed nya tidak sulit, jika diikuti tahap-tahap yang benar seperti dikemukakan diatas, dibarengi dengan latihan yang teratur, disiplin dan dedikasi. Muda-mudahan. Selamat berlatih menerima Kode Morse.
MENGIRIM (SENDING) KODE MORSE
Kemampuan kita dalam berkomunikasi dengan Kode Morse ditentukan oleh kemampuan kita untuk menerima (receiving) dan mengirim (sending). Oleh karena itu dalam ujian Morse, selalu diuji kemampuan menerima dan mengirim. Memang mengirim lebih mudah dari menerima, namun, untuk dapat mengirim dengan baik, juga memerlukan latihan. Ketukan yang bagus (good fist) menimbulkan kesenangan bagi yang menerima dan mampu menembus interference atau noise lebih epektip dari pada ketokan yang buruk (sloppy sending).
Untuk mengirim Kode Morse, diperlukan sebuah hand-key atau straight-key dari jenis apa saja dan sebuah Code Practice Oscillator (CPO), yang dapat dirakit sendiri (home-brew) ataupun dibeli dari ham shop.
Jika Anda berminat untuk mencapai tingkat yang mahir (proficient) dalam Morse Code operation, maka biasakanlah mengirim dengan “tangan yang tidak dipakai untuk menulis”. Dengan demikian, “tangan yang dipakai untuk menulis” akan bebas untuk melakukan pekerjaan lain, yaitu menulis berita (massage, traffic) yang diterima, mengisi Logbook (logging) dan lain-lain, sedang “tangan yang lain” tidak terganggu untuk mengetuk. Tidaklah sukar untuk mengetuk dengan “tangan yang lain” dari pada “tangan yang dipakai untuk menulis”, karena itu hanya masalah kebiasaan, latihan, kemauan dan usaha.
Dalam mengirim atau mengetuk Morse, bayangkan bunyi dari karakter atau huruf yang akan dikirim dan ketoklah hand-key untuk menghasilkan bunyi tersebut. Karena kita belajar Kode Morse bukan dengan tanda not dan dash, maka untuk mengirim sebuah karakter atau huruf, tentu kita tidak bisa membayangkan dot dan dash dari karakter atau huruf yang akan dikirim. Seperti waktu menerima yaitu melalui bunyi, maka waktu mengetuk pun harus melalui bunyi, yang telah terbukti berhasil dengan baik.
Dalam mengetuk yang perlu diperhatikan ialah : jangan mengirim ketukan lebih cepat dari speed yang dapat kita terima. Mengirim ketukan yang terlalu/lebih cepat, dapat menimbulkan malapetaka bagi Anda! Terutama ketika mengirim ketukan CQ
Jika menjawab panggilan CQ, jangan menjawab dengan speed yang lebih cepat dari station yang memanggil CQ. Jangan malu-malu mengirim PSE QRS, jika Anda ingin minta speed nya dikurangi. Seorang amatir radio dengan operating procedure yang baik, akan selalu dengan senang hati menyesuaikan speed ketukan nya sesuai dengan speed yang mampu diterima oleh station lawan QSO.
Untuk mengetahui seperti apa ketokan Anda, cobalah rekam dulu ketukan sendiri selama beberapa menit. Keesokan harinya coba rekaman tadi didengar sendiri, dan Anda akan mengetahui sampai dimana kemampuan ketukan Anda. Jika Anda tidak bisa menerima ketukan sendiri, apalagi orang lain. Sekali lagi untuk memperoleh good fist, diperlukan latihan dan dedikasi.
MASALAH DALAM MENGIRIM (SENDING PROBLEM)
Problem yang paling umum dalam mengetuk atau mengirim adalah “ratio” dan “spasi” (spacing) yang tidak sempurna dan/atau tidak rata. Ratio yang ideal ialah lama bunyi “dah” sama dengan tiga kali lama bunyi “dit”. Spasi antara huruf adalah satu “dah”, dan spasi antara kata adalah dua “dah”. Sekali lagi, untuk menghasilkan ketukan dengan ratio dan spasi yang sempurna, diperlukan latihan yang teratur (regular practice).

  • PENUTUP
Dalam mempelajari Kode Morse, yang penting diingat ialah bahwa kita mempelajari bahasa baru, yaitu bahasa bunyi (language of sounds). Seperti juga dengan mempelajari bahasa atau ilmu yang lain, dalam mempelajari suatu skill (kecakapan) yang baru kita harus melakukannya secara bertahap, dengan penuh dedikasi, latihan yang teratur, disisplin dan sabar. Tidak ada suatu prestasi akan dapat dicapai tanpa usaha dan kesungguhan. No. pain, no gain. Karena itu kunci kenerhasilan mempelajari Kode Morse adalah pada anda sendiri.
Patut diingat bahwa tujuan kami menerbitkan booklet panduan ini adalah untuk memberikan inspirasi, bukan frustrasi, kepada Anda. Muda-mudahan dengan berpegang teguh pada metode dan sistem yang telah kami utarakan diatas, anda akan berhasil menguasai dan atau meningkatkan skill atau speed Anda dalam menerima (receiving) dan mengirim (sending) Kode Morse Internasional.
TIP :
RATIO LAMANYA BUNYI KETUKAN “DIT’. ‘DAH’ DAN SPASI ANTARA ELEMEN, KARAKTER/HURUF DAN KATA :
  • Apakah Anda seorang pemula ataupun seorang yang sudah mahir, mengirim/mengetuk yang baik (good sending) tergantung pada kemampuan Anda mempertahankan/menjaga ratio ketukan yang benar dan seimbang antara “dit”, “dah” dan spasi antara elemen, huruf dan kata. Ratio tersebut adalah :
  • “dah” panjangnya adalah tiga kali “dit’
    Spasi antara “dah” dan “dit” dalam satu huruf/karakter adalah satu kali “dit”
    Spasi antara huruf/karakter dalam satu kata adalah tiga kali “dit”
    Spasi antara kata adalah tujuh kali “dit”
TIP :Kode Morse adalah bahasa internasional para amatir radio.
Kode morse adalah bahasa bunyi, yaitu untuk didengar, bukan untuk dilihat. Dengar dulu bunyinya, kemudian langsung tulis.
Kemampuan menerima Kode Morse tidak lain dari pada kemampuan mengenal perbedaan antara bunyi “dit” dan “dah”.
Rahasia menguasai Kode Morse secara mudah dan tidak susah–susah adalah latihan yang teratur setiap hari dengan santai.
Kode Morse itu menyenangkan (fun) dan suatu cara berkomunikasi yang menggairahkan (exciting). Jika kita menguasai Kode Morse, maka berarti kita mahir dalam sebuah bahasa lain yang komplit.
Banyak amatir radio yang menyenangi Kode Morse dengan bangga menyatakan bahwa mereka tidak lagi mempergunakan microphone, tapi hanya sebuah telegraphic-key!
Menerima dan mengirim Kode Morse adalah suatu skill, yang membedakan amatir radio dari pengguna frekuensi lain.
Kode Morse adalah pemersatu (common bond) amatir radio seluruh dunia (one world, one language : Morse Code).
Mode CW mempergunakan spectrum space secara efisien karena bandwidth signal CW hanya 1/10 bandwith signal telephony.
LAMPIRAN.
 
Contoh Latihan
Kelompok 1 s/d 4
EDISI EMOSI EBONI ENDAH EMBIH 
INDAH ISMUN INVUS IHSAN INDEB
SABUN SEDIH SANDI SEBAB SUNAT
HESTI HASIM HOTES HUTAN  HINDU
TOMIE TUNAS TEBAS  TIMAH TANDA

VISUM VISIE  VOTUM VENUE VAKUM
MADAH MENIT MINAT MUTAH MOHON
OHTAV  OASIS ONION OSMAN ORIEN
ANDAI ABIDE ASAHI ANTON ANISA
USAHA UMBUT UTAMA UNTEA USTAD

NAHAS NOMAD NISAN NENAS NUMBA
DANTI DESUS DINAS DUNIA DOMBA
DAMAI DEBUT DOSIN DUSTA DEATH
BANTU BENDA BIDAN BOSAN BUNTU
BASIS BOVIN BIASA BETON BISAI
         
Kelompok 1 s/d 5
NILAI RATUS SAKSI DASAR SALAH
NILON HITAM ATLET MASUK ARTIS
DALAM TARIF TELAH SUSAH FINAL
HARUS HUKUM ULAMA BELUM SETIA
RESAH RUMAH ORARI LEMAS FOSIL

FASIH  LARIS UTAMA FASAL LINDA
SEMUA HEMAT HUMAS AFSEL BALAN
BELUM MILIH SURUT BUTIR MURID
HUSUS RUANG BASIS TAHUN DALAM
HASIL SUDAN MINTA VIOLA VILLA

VIRUS VITAL VOTUM  VARIA VERSI
USTAD UNTAI UNSUR UMMAT UMBAR
TURUT TUNAI TULIS TUKAR  TULAR
TEDUH TARUM TILAM TANAH SULUT
SULIT SULUH SESAL RATNA REBAH

ULTAH MOVIE MORSE FINDI SALAM
NAMES MALAM LABEL HURUS IALAH
SUDAH TULIS TERUS  TELAH SORRI
SOLID NINER CLOSE BIROS ABOUT
OVERS NIHIL MOUSE RADIO BUSUR

BOBOL ANDAL MERAH SABAR TURUN
ENTAH HANTU TAHUN BUSUR BULAT
BOLEH HONDA BUNDA LURAH MOSES
SIHIR SEHAT TUMIS VOLVO TURIN
LISUH LIRIH DUNIA MISAL FASIH

UDARA TELAH MESIN LELAH DALAM
TIDUR SERAT RUMAH SEMUA FARDU
BESAR HASIL MAHAL TANAH TIDAK
DUNIA UNTUK SEMUA UMMAT TUHAN
DARAH FITRI DUAFA SAFAR INFAK

DALAM ROMEO FORUM LAHIR BATIN
EMOSI RATIO HEBAH HEBOH ISLAM
HISAB MULAI SIRNA FIRMA LARUT
UNTUK SETIR MOBIL HARUS LURUS
USAHA BERAS MAHAL DASAR BESAR

Kelompok 1 s/d 6
YANKE CICAK CUCUR XEROX XRAYS
KARIM KACAU YOKYA CIDUK COMEL
KOLAK ROKOK MUKAS AXIOM OXIDA
YDRNM YCXBI YBDAS YHFIK YEUVO
CODEL CAMAT CINTA CHRIS YGXKC

XANDU INDEX DEMES YAHOO YANCE
CIKAL LUCUT CAMAR INFOY ROLEX
KODAK CHRAM KHAIR KUSUT FUNNY
EXCIT EXITS RURAL YAHUD VARYS
HENCE  IKLIM  REACH RAVEL READY

MICRO OBUCI COMMA LIFES EXPEC
SERVE TOKYO KOREA KARMA CHINA
BODRE SOFTS CHILD FAXIL FRANC
CLUBS RELAX YOURS CHERY SHORT
FILMS CAIRO CHOSE STYLE E BONY

CLONE XYLON XENOR XHOSA XMASS
YACHT YARDS XYSTE YEARS CORAK
COMES YODEL COLLI COAST KNOCK
KNIFE CHEER KIOSK YAHYA YAKIN
KESAN YATIM KUMIS CEKAK HABIS

CECIL AKHIR CUACA MARXI INTER
SERVIC LOKAL SURVY VICES BRAND
RAYOE CHILI RADIO VOLTA BRASS
MICAS ELECT ACROS HALVE RIVER
COILS ENEMY REVOK ALLOY TEORY
                      
Kelompok 1 s/d 7
WAHID WARIS WAJIB WAHYU WAJAR
JEJAK JELAS JELMA JABUR JOHAR
JOMPO PATUT PAYOH PECAH PASAL
PAKAY PACUL PADRI PUWAS PUJUK
WUJUD WUDUK WISMA WAKAF PAKAR

PAJAK PELIT PIAWI PICIK PIRIK
PUNAH PUASA POLOS PUPUS JABIR
JAMAK JAWAB JARAK JEJAK JENIS
SPRAY WELCO WARMS KNOWN POLAR
IMOLY WORLD WALKS DROPS POWER

Kelompok 1 s/d 8
GURUH GABUS GAJAH GEDOR GEGAP
ZABUR ZAMAN ZALIM ZAKAT ZUHUR
QUEEN QUICK QUAKY QUEUE QUOTE
QUITS QUERY QULL QUINA VERGE
GENES GOLDS AGOES AMAZE ZEBRA

URQRY GOQSY CUAGN NWQRU CONDX
FREQS QRZGA QSLKN HVQRM Q RLDE
ZONES GREAT DXING QCODE ZAIRE
QATAR GABON GHANA EQUIP STAGE
QUASI QUAIL PIGMY ZEROS GLORY
    
Kelompok Angka dan Tanda Baca
15423 69078 09876 54321 59974
73599 73880 68134 86240 23465
38250 70450 14518 43862 47828
21350 17113 25438 91684 16884

? , . + = , - / = . ? : ‘ + /
( = “ ; ) . ? , = / 3 + 4 = ?
8 + ? = 9 4 - ? = 1 ( 6 + 8 )
Semua Huruf
XPRES INDEX DUMEX RELAX MAXIM
BOXER SIMES NADAQ SEXYS KODAQ
TRYIN NOVIC LICEN SNOWS REZKI
WATTS MAGAZ OPERA VACUM FRESH
CLOCK RUWET PEACE BLACK WALET

AWARD SCORE RULES FALSE MARCH
SUFIX CQWPX CWSSB PHONE MIXED
FINAL GOALS SWLER DXING BELOW
POINT DEPOK PRINT IDOLA RELAY
VOICE CHASE SPACE CQING EXTRA

QUBEC COMBO TYPOS QUOTA COUNT
PUPPY DITCH WRONG FORCE SPEED
GURUS LWIRE MORSE OXYGE QUICK
CQDXS FIELD TNXCU QSLFB SWEET
JUICE  MAGIC JEWEL MIXER VIVID

CONTOH CARA MEMULAI QSO DAN PENUTUP SECARA UMUM (INTERNATIONAL)
YB0FVD    :
  • CQ CQ CQ DE YB0FVD YB0FVD PSE GA K
YC0PSP    :
  • YB0FVD DE YC0PSP/YL YC0PSP/YL GE KN
YB0FVD  :
  • YC0PSP/YL  DE  YC0PSP/YL  GE, MNI TNX  FER  UR  CALL UR  RST  599 5NN FB, SENDING JUMPA ANDA, SALAM KENAL MY NAME IS RASYID RASYID=QTH IS JAKARTA JAKARTA SO HW CPY? AR YC0PSP/YL DE YB0FVD K
YC0PSP  :
  • YB0FVD  DE  YC0PSP/YL FB  DR  OM RASYID FM  JAKARTA = TNX  FER  UR NICE  RPRT, UR  PST  ALSO  559  5NN  FB= SALAM  KENAL  KEMBALI  DAN  SALAM  SEJAHTERA = MY  NAME  IS PUSPA  PUSPA,  QTH  IS  JAKARTA  JAKARTA  SO  HW  CPY NW OM? AR YB0FVD DE YC0PSP/YL K
(Setelah saling berkenalan (callsign dana nama) dan tukar menukar RST dan QTH, jika Anda ingin , QSO dapat saja dilanjutkan dengan saling bertukar hal-hal lain seperti working conditions (rig, antenna), cuaca, temperatur, profesi, hobby dan lain-lain).
Jika tidak ada lagi yang mau dibicarakan, maka kita tutup QSO dengan cara sebagai berikut :
YC0PSP  :
  • YB0FVD DE YC0PSP/YL, DR OM RASYID BERHUBUNG SAYA ADA SESUATU, MAKA SAYA MOHON PAMIT DULU= TNX FER NICE QSO MY RGRDS UR FAMILY ES HPE CUAGN AR YB0FVD DE YC0PSP 73 GL GB VA TU E E
YB0FVD  :
  • FB YC0PSP/YL DE YB0FVD = OK DR MBAK PUSPA HPE CUAGN TNX FER NICE QSO, ALL THE BEST TO UR FAMILY AR YC0PSP/YL DE YB0FVD 73 GB VA TU E E
YC0PSP    :
  • E  E
(YC0PSP cukup membalas dengan ketukan E E sebagai tanda selesai QSO dengan YB0FVD).
CONTOH UMUM UNTUK CHECK IN PADA INA NUSANTARA CW NET
Freq. 7025,0 Mode CW Setiap Malam Pukul:13.00 UTC (20.00 BBWI)
Untuk diperhatikan :
Pertama-tama dengar dulu untuk mengetahui apakah net sudah mulai atau belum.
  • Dengarkan siapa NCS nya.Dibelakang callsign NCS ada tambahan “/NCS”=”stroke NCS”. Contoh : YC4LBL/NC
  • Jika yang akan check in adalah YL Station , agar dibelakang callsign nya ditambahkan “/YL” = ”stroke YL” Contoh : YC0PSP/YL
  • Kemudian cari spasi untuk check in, dengan mengetuk :
    DE …. (callsign Anda)
CONTOH :
YB0FVD    :
  • DE YB0FVD YB0FVD AR K
NCS    :
  • YB0FVD DE YC4LBL/NCS = ASS WR WB DR OM TNX FER UR CALL = UR RST IS 599 = 5NN FB, SENANG JUMPA MALAM INI = SALAM KENAL = MY NAME IS AGUNG AGUNG = QTH BATURAJA = HW QPY ? YB0FVD DE YC4LBL/NCS KN
YB0FVD    :
  • YC4LBL/NCS DE YB0FVD GE, WAS WR WB = TNX FER NICE RPRT, UR RST ALSO 599 = 5NN FB, DR OM AGUNG, SALAM KENAL KEMBALI = NAME HR IS RASYID RASYID, QTH JAKARTA JAKARTA = SELAMAT BERTUGAS ES SALAM  SEJAHTERA BUAT KELUARGA = NW QRU SO HPE TO CUAGN MY BEST 73 AR YC4LBL/NCS DE YB0FVD GL GB VA TU
NCS    :
  • YB0FVD DE YC4LBL/NCS SLD CPY, DR OM RASYID FM JAKARTA = TNX FER NICE RPRT = SALAM SEJAHTERA KEMBALI UNTUK KELUARGA ES TNX FER CHK IN, NW ARU HPE CUAAGN MY BEST 73 AR YB0FVD DE YC4LBL/NCS GL GB VA TU E E
YB0FVD    :
  • TU E E
CONTOH UMUM UNTUK CONTEST CW MODE DI HF
CONTOH :
YB4HRA    :
  • CQ CQ CQ TEST (3X) DE YB4HRA (3X) TEST PSE AR K
YC1JCT    :
  • DE YC1JCT YC1JCT K
YB4HRA    :
  • YC1JCT DE YB4HRA R TNX FER UR CALL = UR RST 599 = 5NN = HW? BK
YC1JCT    :
  • BK YB4HRA DE YC1JCT FB QSL FER 599 = UR RST 599 = 5NN = HW? BK
YB4HRA    :
  • OK YC1JCT QSL FER 599 = 5NN NW GL TEST  AR 73 VA TU E   E
YC1JCT    :
  • TU    E    E
TIP :
  1. Jika kita masih ragu dengan callsign lawan, ketukaklah : 
    PSE ANG UR CS
  2. Jika kta masih ragu dengan report lawan, ketuklah : 
    PSE AGN UR RPRT
  3. Demikian seterusnya, jika kita ragu dengan NAME, QTH, dan lain-lain 
    N = 9. 5NN = 599. N = ”dah = dit” adalah kependekan untuk bunyi angka 9. N tidak boleh dipakai pada callsign. Pada callsign, 9 harus diketuk penuh.
  4. Untuk report, selain 5NN atau 599 biasanya ada tambahan lain sesuai dengan peraturan contest yang bersangkutan, misalnya stroke nama Propinsi, stroke QTH, stroke LOC atau stroke nomor urut, dan lain-lain
Misalnya :
  • 5NN/LAMPUNG     (RST/PROPINSI) 
    5NN/O149QW     (RST/LOCATOR) 
    5NN/105    (RST/NOMOR URUT)
CONTOH UMUM UNTUK DX WINDOW
KALAU KITA YANG BUKA WARUNG, MAKA KETUKLAH
  • YB0FVD    :CQ CQ CQ DX (berulang-ulang) DE YB0FVD (berulang-ulang) CQ DX PSE  K
JIKA STATION LAWAN MASUK, KITA JAWAB :
YB0FVD    :
  • W9KNI DE YB0FVD R TNX FER UR CALL DR OM = UR RST IS 599 = 5NN FB, MY NAME IS RASYID RASYID ES QTH IS JAKARTA JAKARTA, MY QSL PSE VIA BURO = SO HW CPY ? W9KNI DE YB0FVD BK
STATION LAWAN MENGETUK :
W9KNI    :
  • FB YB0FVD DE W9KNI QSL DR OM = TNI FER NICE RPRT OM RASYID FM JAKARTA = NAME HR IS LARRY ES QTH NR CHICAGO = OK NW QRU DR OM = TNX FER NICE QSO = HPE TO CUAGN, MY BEST 73 AR YB0FVD DE W9KNI GL GB VA TU E E
KALAU KITA HUNTING :
YC1YCF    :
  • W9KNI DE YC1YCF BK
SETELAH DITERIMA, KITA JAWAB :
YC1YCF    :
  • W9KNI DE YC1YCF R = TNX LARRY FER UR NICE RPRT FM CHICAGO = UR RST IS 599 = 5NN FB = MY NAME IS YOYON YOYON ES QTH IS BEKASI BEKASI = OK UR QSL VIA BURO (ATAU PSE UR QSL INFO) HW CPY ? AR W9KNI DE YC1YCF
STATION LAWAN MENGETUK :
W9KNI    :
  • YC1YCF DE W9KNI R TNX DR OM YOYON FER NICE QSO = MY BEST 73 SO HPE CUAGN AR YC1YCF DE W9KNI BEST DX GL GB VA   TU E E
RST SYSTEM
Readability (R1-R5)
1 - - Unreadable.
2 - - Barely readable, occasional words distinguishable.
3 - - Readable with considerable difculty.
4 - - Readable with pratically no difficulty.
5 - - Perfectly readable.
SIGNAL STRENGTH (S1-S9)
1 - -  Faint signals barely perceptible.
2 - -  Very weak signals.
3 - -  Weak signals.
4 - -  Fair signals.
5 - -  Fairly good signals.
6 - -  Good signals.
7 - -  Moderately strong signals
8 - -  Strong signals
9 - -  Extrenely strong signals
TONE (T1-T9)
1 - - Sixty-cycle ac or less, very rough and broad
2 - - Very rough ac, very harsh and broad
3 - - Rough ac tone, rectified but not filtered
4 - - Rough note, some trace of filtering
5 - - Filtered rectified ac but strongly ripple-modulated
6 - - Filtered tone, definite trace of ripple modulation
7 - - Near pure tone, trance of ripple modulation.
8 - - Near perfect tone, slight trace of modulation.
9 - - Perfect tone, no trace of ripple or modulation of any kind.
The “tone” report refers only to the purity of the signal, it has no connection with its stability or freedom from clicks or chirps. Most of the signals you hear will be a T9.
CATATAN :
Komunikasi radio amatir adalah komunikasi dua arah (two-way communication), berbeda dengan radio siaran (broadcast) yang bersifat satu arah (one-Way). Oleh karena itu, dalam komunikasai radio amatir, sebelum QSO berlanjut, perlu lebih dahulu diadakan saling bertukar report tentang RS (pada mode telephony) atau RST (pada mode CW), agar kedua belah pihak mengetahui kwalitas transmisi masing-masing.
TIP :
CW OPERATING PROCEDURE
Beberapa hal yang perlu diperhatikan :
  1. Dengar  dulu sebelum transmit. Ketuk QRL? (“apakah frekuensi ini dipergunakan ?”) sebelum transmit, Dengar lagi sampai pasti bahwa memang frekuensi tidak dipergunakan!
  2. Ketuk : CQ CQ CQ DE … (callsign Anda dua kali), lalu K. Atau ketuk callsign stasiun yang ingin Anda panggil dua kali, diikuti dengan : DE … (callsign Anda dua kali), lalu K. Jangan mengetuk CQ secara berlebihan, sebab akan membosankan dan calon lawan bisa pindah ke frekuensi lain karena kesal dan membosankan mereka!
  3. Ketuklah dengan speed yang dapat Anda terima.
    Jika lawan Anda masih membalas dengan speed yang tinggi, maka jangan ragu-ragu mengirim : PSE QRS. Seorang amatir radio yang baik selalu akan menyesuaikan speed nya dengan kemampuan lawannya; jika tidak, tidak akan ada komunikasi.
  4. pergunakan singkatan (abbreviation) standard/beku sesuai maksudnya, dan Q-signals secara baik dan tepat.
  5. Pergunakan prosign (R, AR, K, KN, SK dan lain-lain) dan Q-signals secara baik dan tepat.
  6. R (Roger) hanya dipergunakan jika Anda memang telah menerima 100% apa yang dikirim oleh lawan.
  7. Selalu bersikap ramah dan hormat (courteous) dan tidak menimbulkan kesan membosankan.
  8. Zero beat pada frekunsi lawan
  9. Jangan lupa menyebutkan callsign Anda pada akhir QSO atau setiap 3 menit : tidak perlu setiap habis “ganti” (“over”).
  10. Pergunakan HI pada tempatnya, yaitu jika ada sesuatu yang memang memerlukan ungkapan HI. HI yang berkelebihan bisa memberikan kesan sebaliknya bagi lawan.
Kode Morse merupakan salah satu materi ujian bagi calon amatir radio maupun untuk kenaikan tingkat. maka kami memberanikan diri untuk menyusun panduan yang sederhana ini yang didasarkan atas pengalaman pribadi kami sendiri yang kami peroleh selama kami menggeluti Kode Morse.
Tujuan kami tidak lain adalah untuk bisa membantu rekan-rekan Amatir Radio Indonesia yang ingin mempelajari Kode Morse, baik untuk komunikasi maupun untuk ujian negara amatir radio dari semua tingkat kemahiran.
Harapan kami semoga buku panduan ini dapat bermanfaat dan Kode Morse tidak lagi merupakan materi yang tidak disukai dikalangan Amtir Radio Indonesia, Selamat berlatih, good luck es 73.
de M.Rasyid Rozali, YB0FVD. Jakarta Indonesia.
Panduan ini saya sadur dari bukunya Om Ocid (M.Rosyid R) yang dikirim oleh beliu yang saya terima pada tanggal 11 april 2006 dengan judul "Bimbingan Belajar Kode Morse International Menurut Cara Yang Mudah dan Benar". de yc2www.

3 komentar:

  1. Terima kasih, saya baru mulai lagi,biasanya irama inggris kalau indonesia pakai fikir dan dan blepotan.
    Selain itu sekarang dgn adanya CP/Notebook ada digital transmission kalau saya senang juga.Best regard 73 de YB0LWA Cl

    BalasHapus
  2. terima kasih atas postingnya. saya jadi bisa mengerjakan tugas tentang morse denggan baik..

    BalasHapus